UJIAN TENGAH SEMESTER
PENDIDIKAN
PANCASILA
Oleh
:
Moh. Faizal Rahman 1210651067
JURUSAN
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS
TEKNIK
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH JEMBER
2015/2016
TUGAS MATA KULIAH
PANCASILA
Nama : Moh Faizal
Rahman
Nim : 1210651067
Kelas : C
1. Pada tahun 1942 Jepang datang ke Indonesia dengan "hakka-ichi-u" serta propaganda "Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya" dan "Tiga A". Jelaskan!
Bendera
Hakko Ichiu di pangkalan udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Slogan Hakko
Ichiu dipakai sebagai "semangat pendirian negara" di kalangan para
penerbang. lihat gambar di bawah ini
Semasa
Perang Dunia II, monumen batu dipersembahkan ke Kuil Shinto.
Dalam foto: monumen batu bertuliskan Hakko Ichiu (kiri) dan Buun Chōkyū (kanan),
arti: Peruntungan Abadi dalam Peperangan, di halaman Kuil
Susanoo, Fukuyama, Prefektur
Hiroshima. lihat gambar di bawah ini
Prangko
peringatan bertuliskan Hakko Ichiu diterbitkan tahun 1940
sehubungan peringatan dua ribu enam ratus tahun pendirian negara. lihat
gambar di bawah ini
Keberadaan
hakko ichiu yang sebenarnya masih dipertanyakan. Karena kaisar jimmu sendiri
tidak diketahui apakah ia benar ada atau hanya legenda saja.hakko ichiu
digunakan sebagai alat propaganda politik demi memuluskan tujuan himitsu kessha
yang menganut ultranasionalisme. Yaitu tentara zaibatsu dan Kwantunghakko ichiu
berdampak sangat besar bagi rakyat Jepang hingga menimbulkan syok massal.Kaisar
selama ini hanya sebagai boneka. Hal ini sudah berlangsung sejak mulai
munculnya daimyo dan shogun.
Propaganda TIGA A
Hubungan
kerja sama kaum nasionalis Indonesia dengan pihak Jepang diwujudkan dalam
bentuk lembaga tertentu, yaitu sebuah perhimpunan dengan nama Gerakan Tiga A,
pada akhir bulan Maret 1942. Nama
1. Nippon Cahaya Asia.
2. Nippon Pelindung
Asia
3. Nippon Pemimpin Asia
Bagian dari propaganda
Jepang sebagai sponsor gerakan itu adalah dengan mengangkat tokoh Parindra Jawa
Barat, Mr. Samsuddin sebagai ketuanya.
Mr. Samsuddin mencoba
mempropagandakan Gerakatn Tiga A ke seluruh Jawa, dibantu oleh tokoh-tokoh lain
dari Parindra, di antaranya : K. Sutan Pamuncak dan Moh. Saleh. Oleh karena
gerakan tersebut dibentuk secara resmi, di daerah-daerah dibentuk pula
komite-komite, diantaranya bernama komite nasional, komite rakyat, dan
nama-nama lain yang bersifat lokal.
2. Cita-cita di dirikannya NKRI tercantum di Pembukaan UUD 1945. Bagaimanakah cita-cita tersebut jika dikaitkan dengan kondisi NKRI saat ini? Jelaskan dan berikan contoh faktual!
Dalam
Pembukaan Undang-undang dasar 1945 ini tercantum cita-cita NKRI: Cita-cita
NKRI : Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada
saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke
depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang 1. Merdeka, 2.
Bersatu, 3. berdaulat, 4. adil dan 5. makmur. Dan juga
terkandung Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa
indonesia. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia
harus kita wujudkan seperti tujuan nasional negara kita yang terdapat
dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu: melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah
darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdasan kehidupan bangsa
Analisis menurut pendapat saya jika di kaitkan dengan era globalisasi sekarang cita-cita NKRI yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 kurang sesuai dikarenakan. yaitu yang pertama pengakuan secara de jure dan de facto Indonesia telah merdeka. Yang ke 2, NKRI belum bersatu dikarenakan masih banyak pulau-pulau yang terdapat dalam kawasan indonesia ingin merdeka sendiri dalam ingin lepas dari NKRI (ingin membentuk negara sendiri), contoh kepulauan Timor Timur yang dulunya masih ikut NKRI sekarang lepas membentuk negara sendiri, GAM (Gerakan Aceh Merdeka). Yang ke 3 sudah jelas di sebutkan bahwa NKRI adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat. Yang ke 4 NKRI masih belum adil di karenakan masih banyak pembangunan di wilayah indonesia yang belum terurus dan seperti yang ter anak tiri kan contoh di kepulauan irian jaya dan kepulauan baik yang luas maupun terpencil. Yang ke 5 NKRI belum makmur dikarenakan rakyat masih banyak yang miskin, terlantar, akses transportasi kurang memadai terutama untuk keselamatan rakyat dan lain lain.






Komentar
Posting Komentar